Senin, 24 Agustus 2009

Kepedulian Sosial


Bajigur Mr. Sanchez

Bajigur merupakan salah satu jenis minuman panas khas Betawi. Bajigur biasanya dijual di pinggiran jalan, pedagang keliling, bahkan di tempat-tempat makan pada malam hari.
Sekarang ini, minuman khas Betawi itu sudah jarang dikenal dalam masyarakat, lantaran masuknya jenis-jenis makanan dan minuman dari budaya luar yang dianggap sebagai makanan dan minuman modern.

Anehnya, bajigur sering dicari-cari oleh turis yang berkeliaran pada malam hari, contohnya Mr. Sanchez. Menurutnya, bajigur memiliki rasa khas tersendiri yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Selain itu, bajigur juga bisa menghangatkan tubuhnya setelah diterpa angin malam.

Kian hari, Mr. Sanchez merasa semakin sulit menemukan penjual bajigur. Seperti malam ini, ia sudah berjalan-jalan ditangah kota ini berjam-jam, tetapi belum menemukan penjual bajigur. Akhirnya, ia memutuskan untuk bertanya kepada penjual mie keliling.
"Mas, kenapa akhir-akhir ini jarang ada yang menjual bajigur," Tanya Mr. Sanchez dengan logat kebarat-baratan.
"Wah, kalo itu gue juga kaga tau mister," Jawab tukang mie.
Mr. Sanchez kebingungan kebingungan dengan jawaban tukang mie. Apa betul minuman yang sangat enak itu tidak laku, pikirnya.

Setelah bercakap-cakap dengan tukang mie, akhirnya Mr. Sanchez memutuskan untuk pulang ke apartemennya. Saat perjalanan pulang, ia bertemu dengan penjual bajigur langganannya yang sedang beristirahat berwajah lesu (Yah maklumlah, kagak laku gimana gak lesu^^).

Dengan wajah gembira turis itu menghampiri penjual bajigur, lalu memesan sambil bercakap-cakap. Ketika Mr. Sanchez mengetahui keadaan sebenarnya, Mr. Sanchez langsung memborong habis bajigur tersebut dan menawarkan untuk membelikan sebuah toko, memberikan modal pertamanya, serta mengiklankannya, tanpa meminta imbalan. Mendengar tawaran tersebut, penjual bajigur sangat senang dan langsung menyetujuinya. Ia sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Ia juga berterima kasih kepada Mr. Sanchez, atas kebaikan hatinya. Untuk membalas kebaikan Mr. Sanchez, penjual bajigur itu akan menamakan tokonya "BAJIGUR Mr. SANCHEZ" dan bajigur gratis (seumur hidup) untuk Mr. Sanchez jika membeli bajigur di tokonya nanti.


The End


Edited by

Lius Machael



Inti dari cerita di atas yaitu, kepedulian sosial dilakukan dengan penuh ikhlas kepada siapa saja tanpa memandang latar belakang, SARA, ataupun segi lainnya. Ulurkanlah tangan kita kepada yang membutuhkan walaupun hanya dalam jumlah materi yang kecil ataupun hanya dalam bentuk tenaga. Yang terpenting adalah keikhlasan. Sebab, apa yang kita tuai adalah dari apa yang kita tanam, dan Tuhan-lah yang menentukan kapan kita menuai. Untuk itu, marilah kita berbuat kebajikan secara ikhlas selagi kita hidup. Dengan begitu, kita akan mendapat kebahagiaan tersendiri dan semoga kita dapat diterima di pangkuan Yang Maha Kuasa ketika dipanggil ke hadapan-Nya nanti. Amin...